MDCafe Project: Waktunya Mengisi Lapak

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Setelah saya posting tentang mini hotspot cafe sebagai project saya di rumah, kali ini saya akan membahas kelanjutan project ini. Akhir November kemarin alhamdulillah terdapat cukup dana untuk pelunasan biaya sewa dan pembelian beberapa kebutuhan lapak seperti peralatan dapur, bahan baku meja lesehan, dan juga karpet.

perabotan mdcafe

edisi nyicil perabotan

Awal minggu ini kami mulai membersihkan lapak dan memulai pembuatan meja lesehan yang sudah kami rencanakan sebelumnya. Partner saya ini punya kenalan yang bisa membuat meja sehingga kami tidak perlu repot-repot membuatnya sendiri. Ukuran meja kami buat untuk asumsi dapat digunakan untuk 3 – 4 orang dan diperkirakan membutuhkan 10 meja untuk bisa mengisi ruangan. Ternyata dalam proses pembuatan, ruangan hanya cukup untuk 6 – 7 meja saja. Sedikit melenceng dari perkiraan tapi tak mengapa karena sisa meja dapat dibuat cadangan atau digunakan di teras luar yang saya kira masih cukup untuk diberi 2 meja. More

Menanjak Dalam Takwa atau Menurun Dalam Dosa?

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Ada yang pernah naik gunung atau minimal jalan di tanjakan yang cukup curam? Rasanya jalan menanjak itu butuh waktu yang lebih lama dan melelahkan untuk sampai di tujuan daripada jalan menurun apalagi jika dilakukan dengan jalan kaki atau mengayuh sepeda. Saya merasa bahwa hal itu dapat dianalogikan pada takwa dan dosa. Jalan ketakwaan dengan puncaknya adalah Allah itu jalan yang penuh tanjakan, sedangkan jalan dosa itu jalan yang selalu menurun dan membuat semakin jauh dengan Allah.

Naik Menuju Takwa

menuju puncak

Bahwa membuat iman dan takwa kita selalu naik adalah suatu perjuangan seolah-olah seperti jalan di tanjakan yang tinggi alias tidak menyenangkan. Atas izin Allah tentu semakin naik akan semakin baik pula prestasinya. Atau seringkali mempertahankan diri untuk tetap berdiri tanpa harus terjatuh mundur pun menjadi hal yang berat. Manusia yang tempatnya salah ada saatnya terpeleset dan terseret turun dari jalan takwa itu. More

Merasakan Semangat Ibadah dalam Jamaah

Bismillaahirohmaanirrohiim

Ada pesan menarik yang diungkap oleh Ust. Felix Siaw saat beliau menjadi tamu di acara Chatting bersama YM dalam tema “Bertaqwa bukan instan” yaitu, “Salah satu tips untuk menjaga ketaqwaan kepada Allah adalah dengan cara berjamaah“.

Pesan tersebut menjadi menarik bagi saya merasa itu benar adanya bahwa apa-apa yang dilakukan secara berjamaah atau bersama-sama itu justru membuat semangat bertambah. Seperti belajar bersama, bareng-bareng ngerjain skripsi buat mahasiswa tingkat akhir, begitu juga dengan membangun ketaqwaan akan lebih bersemangat jika dilakukan bersama-sama.

Saya teringat indahnya bersama-sama dalam taqwa ini ketika mulai belajar di Pesma Firdaus. Di sana saya bisa bersama-sama dengan jamaah untuk membangun taqwa dengan semangat. Dari mengaji, sholat jamaah, masak bareng, sarapan bareng, sharing bareng, dan banyak hal yang mungkin tak akan bersemangat bila dilakukan sendiri. Begitu menyenangkan bila diingat bagaimana ketika adzan menggema, kami segera berbondong-bondong menuju masjid, atau ketika iman sedang turun akan ada saja hal-hal yang membuat hati tergugah jika kita bersama jamaah. More

Long Distance Relationcode: LDR ala Programmer

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Ketika dulu saya masih aktif di salah satu perusahaan Startup di Jakarta, ada kondisi dimana saya harus LDR atau Long Distance Relationcode (maksa dikit ye :D ) dengan tim saya. Saya dan proyeknya ada di Jakarta sedangkan tim programmer ada di Sidoarjo. Dan saat ada masa tenggang, saya bergabung dalam tim baru untuk menjalankan proyek-proyek yang setiap orang berda di daerah yang berbeda alias LDR.

Dalam dunia software development khususnya web development saya rasa ini adalah hal yang sudah biasa karena development sejatinya bisa dikerjakan di mana saja asal ada koneksi internet. Hanya saja development semacam ini gampang-gampang susah.

Communication

communication is important

communication is important. (img source: hongkiat.com)

Ya seperti LDR pada umumnya, komunikasi harus dijaga agar tidak terjadi kesalahpahaman. Kita tidak mau terjadi sesuatu seperti ini,

X: “Bro, validasi untuk input form sudah dibuat? Hari ini test sama product owner”

Y: “lho, bukannya yang buat si A?”

X: “Lho, katanya si C itu kerjaanmu?”

More

Mini Hotspot Cafe Project

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Ide ini sebenarnya hasil sedikit remake dare usaha Coi Net yang dulu pernah diusung oleh warga kontrakan di basecamp IOC. Melihat peluang di Kraksaan masih belum nampak adanya tempat kita bisa duduk manis sambil berinternet ria menggunakan laptop atau gadget. Karena modal minim banget saya pikir lebih baik bikin di rumah saja, toh di rumah belakang ada satu kamar yang saya rasa cukup untuk bisa dijadikan lapak dengan target utama mahasiswa di deket rumah. Alternatif lain adalah menyewa ruko atau tempat yang harganya bisa belasan atau puluhan juta setahun. Well, can’t afford that yet.

Dan ketika itu masih sebatas ide dan hitung-hitungan kecil, sampailah pada suatu malam saya ngopi bersama Maulidy dan Windy. Entah darimana asal pembicaraan tiba-tiba mereka menyinggung ada sebuah tempat kosong yang disewakan cuma 4 juta setahun. Ide saya keluar lagi dan akhirnya saya sampaikan kepada mereka dan mereka juga memiliki ide yang sama untuk membuat cafe hotspot lesehan.

Setelah mencoba hitung-hitungan, modal yang dibutuhkan sekitar 10 – 15 juta, dan cukup banyak perabotan yang dibutuhkan. Okelah, menurut saya lapaknya harus diberesin dulu. Setelah beberapa hari mencoba menghubungi yang punya lapak akhirnya kami dapat dengan harga 4,5 jt/tahun dengan lokasi yang strategis. Untuk memantapkan kami beri DP untuk tanda jadi.

Sampai situ kami harus bergerak karena target saya sih akhir tahun bisa launching karena momennya pas untuk promo akhir tahun dan awal tahun. Kemaren temen-temen sudah bergerak untuk membuat daftar menu, bantalan duduk, meja, hingga cari-cari perabot untuk dapur. Saya sendiri masih melakukan inkubasi untuk skema bisnis, manajemen, sistem, dan marketingnya (ya kan ini termasuk startup juga :D).

Nama cafenya? Usulannya sih MDCafe.

Welcome Party Maba Himasakra 2014

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Jumat, 24 Oktober kemarin rekan-rekan Himasakra mengadakan tradisi Welcome Party sebagai rangkaian proker tahunannya. Acara ini tujuannya untuk menyambut para maba alumni SMAN 1 Kraksaan yang melanjutkan studinya di kota Malang. Ada yang beda dengan Welcome Party tahun ini karena diadakan di Vila Kamisato Songgoriti Batu.
Untuk pertama kalinya acara ini bermalam di villa dan konsekuensinya adalah panitia harus menyiapkan tenaga ekstra agar acara ini bisa berlangsung sesuai harapan. Well, ribetnya persiapan dan koordinasi membuat banyak rencana molor yang alhasil acara dimulai sekitar jam 8 malam.

Himasakra

Materi Himasakra

Rundown acara yang diikuti sekitar 50 orang dengan maba berjumlah sekitar 20 orang adalah sebagai berikut: More