6 Langkah Menjaga Kesehatan Selama Mengerjakan Skripsi

Skripsi biasanya menjadi tantangan atau bahkan sesuatu yang menakutkan bagi calon sarjana. Skripsi itu sulit memang benar tapi sebenarnya bisa “dipermudah” dengan mengerjakannya sedikit demi sedikit tapi berkesinambungan. Itu lebih baik daripada ngebut dikejar deadline yang akhirnya terkesan apa adanya dan kurang maksimal.

Okelah tapi bagaimanapun juga ngerjain skripsi itu cukup menguras tenaga dan waktu kita. Walau udah merencanakan target, tapi kadangkala ada saja hal-hal tak terduga yang membuat skripsi terhambat. Salah satunya adalah dari segi kesehatan. Secara gak sadar terlalu memforsir diri untuk mengerjakan skripsi itu malah berimbas pada performa dan kesehatan tubuh kita. Kelelahan, susah konsentrasi, bahkan hingga sakit.

Dikutip dari Okezone, ada 6 langkah untuk menjaga kesehatan selama ngerjain skripsi. Ya, bisa juga berlaku untuk yang g ngerjain skripsi tapi pengen hidup sehat :)

1. Jangan tidur dengan ponsel yang masih aktif

Peneliltian yang dilakukan oleh Pew Internet and America Life porject’s Study mengatakan, sebanyak 90 persen mahasiswa tidur dengan ponsel masih aktif di bawah bantal mereka atau di samping tempat tidur mereka.

Studi tersebut menunjukkan, tidur dengan ponsel yang masih aktif akan mempengaruhi kinerja otakmu akibat radiasi yang dipancarkan melalui gelombang elektromagnetik di antena kecil pada ponsel. Dampak jangka pendek yang akan kamu alami yakni gangguan tidur dan penurunan kualitas tidur, kemudian efek jangka panjangnya yaitu kerusakan pada serabut otak.

Untuk itu, para paneliti menyarankan, agar menonaktifkan ponselmu sebelum tidur. Gunakan alarm analog lebih baik ketimbang menggunakan ponsel sebagai alarm.

2. Perhatikan postur tubuh

Kamu sebenarnya sudah tahu, baik berdiri maupun duduk, sebaiknya harus mempertahankan posisi tegap. Namun, rasanya susah ya. Tapi kamu tahu enggak, kalau kamu terus menuruti kemalasanmu untuk duduk dan berdiri tegap ternyata akan mengakibatkan cedera ringan pada otot tangan, bahu, bahkan syaraf.

Untk mencegah cedera yang berkepanjangan, usahakan untuk menggunakan meja, ketika mengerjakan tugas kuliah dengan laptop, istirahatkan tangan dan bahu ketika mengetik, dan yang paling penting yaitu duduk dengan tegap. Kamu bisa kembali ke posisi favoritmu jika pegal, namun, pastikan untuk duduk tegap kembali.

3. Jangan sembarang konsumsi obat

Hati-hati dengan kebiasaan sedikit sakit langsung minum obat. Ketahuilah, obat boleh dikonsumsi hanya dengan resep dokter, serta hindari terlau sering mengkonsumsi obat warung, mana tahu kamu ternyata mempunyai alergi dan terjadi hal yang tidak diinginkan.

Siasati dengan istirahat yang cukup, atau minta seseorang yang ahli seperti tukang pijat atau capster salon untuk memijat seluruh tubuhmu. Dengan begitu, tubuhmu akan relaks, peredaran darah semakin lancar, dan daya konsentrasimu meningkat.

4. Ringakan tasmu

Menurut studi American College Health Association, 54 persen mahasiswa mengeluh sakit punggung. Hal tersebut selain disebabkan oleh postur yang tidak seimbang, tetapi juga disebabkan oleh beban berat yang kerap disandang punggung.

Efeknya tidak hanya sakit punggung, melainkan, kondisi tulang punggung yang memapat, sampai dengan pembengkokkan tulang.

Untuk itu, bijaklah dalam membawa semua kebutuhan kampusmu. Jangan membawa terlalu banyak, hal tersebut bisa kamu siasati dengan membawa secukupnya, sesuai dengan mata kuliah yang kamu datangi dalam satu hari.

5. Cek kesehatan

Kamu salah jika kamu berpikir, tes kesehatan hanya untuk orang yang memiliki gangguan kesehatan saja. Karena kamu tidak pernah tahu penyakit apa yang ada pada tubuhmu jika tidak pernah menjalani tes kesehatan. Apa lagi untuk kamu yang kos, penting banget untuk cek kesehatan secara berkala. Untuk mahasiswa perempuan, disarankan juga untuk cek kesehatan rahim.

6. Vaksinasi

Jangan anggap remeh vaksinasi, ketahuilah kalau penyakit yang disebabkan oleh virus bisa menyerang siapa saja. Berinisiatif untuk divaksin, sangat dierekomendasikan oleh ahli kesehatan. Namun, ingat untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, vaksin apa yang cocok denganmu.

Di Amerika, mahasiswa disarankan untuk mendapat suntikan vaksin seperti Meningococcal, Human Papilloma Virus (HPV), Hepatitis A dan B, Measles Mumps Rubella, dan Varicella (cacar).

Sumber : http://kampus.okezone.com/read/2011/09/07/373/499778/6-langkah-jaga-kesehatan-saat-kerjakan-skripsi

Oke oke mungkin agak berlebihan untuk anak kos. Tapi setidaknya itu bisa membantu menjaga kesehatan anda kok :)

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *