Lagu Anak-Anak Perlu di Tayangkan Kembali

Bismillaahirrohmaanirrohiim,,

Barusan iseng menjelajahi Youtube untuk cari-cari lagu lawas era 90-an. Tiba-tiba sampailah saya pada video Bondan Prakoso cilik lagi nyanyi lagu lumba-lumba. Sekilas saya ingat waktu saya masih kecil, kalau dulu saya adalah penggemar lagu anak-anak. Bagi saya dulu hari minggu adalah hari di mana saya akan bangun pagi dan duduk di depan tivi untuk menonton kartun dan lagu anak-anak. Terus begitu sampai jam 12, lalu ngelayap ke mana-mana 😀

Sekarang kuliah sudah umur 22 tahun, cukup lama untuk saya menyadari bahwa lagu anak-anak itu penting untuk anak-anak. Saya sangat bersyukur waktu saya masih kecil lagu anak-anak masih berjaya. Saya punya banyak lagu-lagu favorit, penyanyi favorit. Sebut saja Agnes Monica, Maissy, Trio Kwek Kwek, Susan feat Ria Ernes, Joshua, banyak pokoknya. Bukannya apa hanya saja lagu anak-anak punya lirik yang cocok dengan umur anak-anak, isinya positif, ceria, dan menarik. Dari segi musik juga pas untuk telinga anak-anak. Buat saya mendengarkan lagu itu adalah kesenangan tersendiri. TAPI, lihat aja jaman sekarang lagu anak-anak sudah mulai punah. Anak-anak disuguhi lagu-lagu dewasa sehingga menurut saya itu kurang baik dengan kondisi jiwa si anak. Miris rasanya kalo anak-anak mendengarkan lagu-lagu percintaan dewasa yang tentang selingkuh lah, patah hati lah, dan sejenisnya. Ya mau bagaimana lagi, di televisi sudah tidak ada acara yang menayangkan lagu anak-anak seperti itu. Anak-anak tidak punya pilihan akan apa yang harus dia terima dari lagu-lagu yang disuguhkan. Orang tua juga cenderung tidak membatasi anaknya mendengarkan lagu apa, atau bahkan tidak tahu? Keponakan kakak saya yang masih duduk di bangku SD dan TK sukanya mendengarkan lagunya SM*SH yang cenat cenut, atau keponakan saya yang lain masih di playgroup sukanya dengerin lagu “playboy”-nya 7icons dan beberapa lagu dewasa lainnya. Bukannya apa, cuma saya bilang TIDAK COCOK.

Coba saja lagu anak-anak sekarang ditampilin lagi. Buat acara khusus macam “Tralala Trilili” lalu tayangkan lagu anak-anak di sana. Kalo jaman sekarang susah cari lagu anak-anak, tayangkan saja lagu anak-anak jaman dulu gak masalah. Yang penting kan konten yang disampaikan pada anak-anak. Okelah lagu-lagu orang dewasa boleh berkembang dengan cepat, cuma perlu memberi waktu anak-anak untuk menikmati lagu yang sesuai dengan umurnya. Hari minggu adalah waktu yang pas di mana anak-anak libur sekolah dan bisa menikmati liburan dengan senang.

Kita mengalami KRISIS lagu anak-anak, setujukah anda?

None found.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *