Yuk Panen Pahala dengan Bersabar

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Sebelumnya kita mulai dulu dengan definisi sabar:

Secara bahasa sabar berarti al-habsu ( menahan ) dan al-man’u ( mencegah ), yaitu lawan kata dari al-jaz’u ( keluh kesah ). Dikatakan: shabara shabran (صبر صبرا ,( maksudnya : tegar dan tidak berkeluh kesah.Shabara berarti: menunggu, shabara nafsahu berarti: menahan diri dan mengekangnya,shabara fulan: menahannya, shabartu shabran : aku menahan diriku dari berkeluh kesah.

sumber: http://tanbihun.com/tasawwuf/tasawuf/apa-sich-definisi-sabar-itu/

Sudah cukup jelas? Lalu bagaimana kita bisa mengimplementasikan sabar sebagai salah satu cara untuk panen pahala dari Allah SWT?

Di dalam Al Qur’an, Allah ta’ala berfirman :

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Sesungguhnya orang-orang yang bersabar itu akan dipenuhi pahala mereka dengan tiada hitungannya.” (Az Zumar: 10)

sumber: http://www.salafy.or.id/2012/01/17/merengkuh-pahala-yang-tak-terbatas-dengan-sabar/

sabar itu indah

sumber: http://mirza3m.com/

Di kehidupan sehari-hari, kita selalu menghadapi tantangan untuk bisa berbuat sabar bahkan untuk sesuatu yang mungkin tidak kita sadari. Contohnya saat antri, rencana gagal terlaksana, galau, dan banyak lagi. Hal-hal tersebut justru bisa kita manfaatkan untuk bersabar atau belajar bersabar yang nanti implikasinya adalah pahala tersebut. Mungkin kelihatan sepele ya, tapi ingatlah bahwa sesuatu yang kecil tapi jika dilakukan secara terus menurus bisa menjadi suatu yang besar.

Salah satu cara bersabar itu adalah jangan berkeluh kesah. Sulit memang apalagi kalau mengeluh sudah menjadi lifestyle atau kebiasaan karena kalau sudah begitu mengeluh bisa dilakukan tanpa kita sadari. Untuk itu perlu kesadaran diri untuk mau belajar menahan diri untuk tidak mengeluh apalagi harus mengumbar keluhan di jejaring sosial.

Makanya jangan anggap remeh orang yang sedang mengalami cobaan yang berat. Bisa jadi karena cobaan yang berat itu dia memperoleh balasan pahala yang luar biasa karena mau bersabar menerimanya. Bukan berarti kita harus menunggu mendapat cobaan atau bahkan musibah untuk bisa mengimplementasikan sabar. Kehidupan sehari-hari saja selalu memberi peluang kita untuk bisa sabar seperti yang saya contohkan tadi.

Sabar itu bukan berarti diam saja, tapi justru memerlukan tindakan tegas. Kita diolok-olok bukan berarti kita mendiamkan hal itu. Bisa kita balas dengan nasehat atau kata-kata baik, atau bisa juga dengan doa. Bukan malah balik mengolok-olok. Itulah esensi sabar menurut saya, mampu menahan keluarnya hal-hal buruk dari kita dengan menggantikannya sebagai sesuatu yang baik.

Sebagai kesimpulan singkat, Adapun secara syar’i, sabar bermakna menahan diri dalam tiga perkara:
1. Ketika menjalankan ketaatan kepada Allah.
Seseorangnya hendaknya bersabar, sampai dia menunaikan apa yang Allah ta’ala perintahkan.
2. Dari bermaksiat kepada Allah
Yaitu dengan tidak mengerjakan segala sesuatu yang Allah larang serta menjauhinya.
3. Ketika menghadapi musibah yang Allah takdirkan 
Yaitu dengan menahan diri untuk tidak murka atau menggerutu terhadap musibah yang menimpa baik dengan lisan, maupun dengan perbuatan.

Yuk, mari kita budayakan sabar dalam kehidupan kita biar senantiasa bisa panen pahala untuk bekal akherat kelak. Insya Allah.

Semoga bermanfaat :)

3 Responses to “Yuk Panen Pahala dengan Bersabar”

  1. […] cukup jelas? Lalu bagaimana kita bisa mengimplementasikan sabar sebagai salah satu cara untuk panen pahala dari Allah SWT? Di dalam Al Qur’an, Allah ta’ala berfirman […]

  2. nufadilah says:

    susah memang kalau tidak berkeluh kesah, apalagi fasilitasnya di sediakan (fb/twttr/chat), tapi.. sebenarnya sih bisa, dengan di latih :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *